Lampard Tanggapi Kritik Mourinho Terhadap Antonio Rudiger

  • Whatsapp
Lampard Tanggapi Kritik Mourinho Terhadap Antonio Rudiger

FUNSPORT.ID – Pelatih Chelsea, Frank Lampard menanggapi Jose Mourinho yang mengkritik anak asuhnya, Antonio Rudiger. Lampard menyebut mantan pelatihnya itu terlalu terbawa suasana, sebab tidak ada yang salah dengan sikap Rudiger.

Chelsea berhasil mencuri tiga poin di kandang Tottenham. The Blues menang 0-2 tanpa balas melalui gol Mason Mount di menit ke 12 dan gol penalti Willian di menit ke 49.

Read More

Tottenham tidak terlalu memberikan banyak ancaman di laga tersebut. Mereka hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari total lima tembakan ke gawang Chelsea.

Peluang The Lilywhites untuk membalikkan kedudukan semakin sulit saat Son Heung-Min diusir dari lapangan di menit ke 62. Saat itu Son melakukan pelanggaran terhadap Rudiger, yang mana dinilai pelanggaran keras oleh wasit.

Mourinho yang melihat pelanggaran tersebut pun menyebut Rudriger terlalu bereaksi berlebihan. Hal itu disampaikannya usai pertandingan berakhir.

Tanggapan Lampard

Tanggapan Lampard

“Itu adalah kartu merah, itu memang kartu merah. Saya tidak tahu seberapa besar harapan Anda dari (pelanggaran) itu.” terang Lampard.

“Saya pikir Son adalah pemain hebat dan dari luar terlihat kalau dia adalah sosok yang baik. Tetapi terkadang di sepak bola Anda harus mengalami momen-momen yang alami terjadi.”

“Mungkin, terkadang permainan berjalan berat dan akan sedikit berlawanan dengan Anda, dan saya pikir itu adalah momennya. Tetapi saya tidak akan berkata apapun mengenai bagaimana Antonio Rudiger mengatasi hal itu.” tandasnya.

Aksi Rasis Terhadap Rudiger

Aksi Rasis Terhadap Rudiger

Pertandingan antara Tottenham dan Chelsea berjalan ketat dan alot bagi kedua tim. Namun disayangkan aksi rasisme kembali menodai sepak bola Inggris saat Rudiger menerima cemoohan langsung dari fans Tottenham.

Rudriger yang mendengar teriakan ‘monyet’ dari fans The Lilywhites langsung memberikan sinyal kepada sang kapten, Cesar Azpilicueta. Aksi rasisme itu diketahui wasit, Anthony Taylor dan memutuskan untuk menghentikan pertandingan sementara.

Related posts